Indahnya Belajar Menulis 

Bersama master penulis

(om jay)

Jum'at, 08 Januari 2020




 
Bismilahirohmanirohim 
        Pada siang hari ini, Jum'at tanggal 8 Januari 2021 aku duduk manis di belakang rumah sambil menulis sebuah coretan agar dapat menjadi seorang penulis handal melalui program "Program Belajar Menulis Gelombang 17" .Coretan ini seharusnya aku tulis pada hari Senin tanggal 5 Januari 2020 , tetapi baru bisa menulisnya hari ini.

        Senin malam, tepatnya pukul 19.00 WIB kelas online mulai dibuka . Sebelum kuliah online atau daring (dalam jaringan) dimulai, Ibu Aam Nurhasanah selaku selaku Buka kelas ini dengan memberitahukan semua peserta untuk mengisi formulir google. peserta udah tercatat sekitar 257 orang dari seluruh peloksok Nusantara. 
        Alhamdulillahirobilalamin, puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT dengan karunianya pada malam hari ini, saya dapat memulai Pelatihan Belajar Menulis bersama Narasumber pertama yang luar biasa, beliau adalah Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd. y ang akrab disapa Om Jay .Beliau adalah seorang motivator, trainer, guru blogger Indonesia, founder KSGN, founder kelas menulis PGRI, guru TIK di SMP Labschool Jakarta, sekaligus penulis buku.  Dalam kuliah online ini Omjay ditemani moderator yang luar biasa juga, beliau adalah Bunda Aam Nurhasanah, S.Pd, seorang Kepala Sekolah  SMPS MATHLAUL HIDAYAH Cipanas, Banten. 
        Narasumber Perdana Om Jay menyapa kita semua dengan sebutan guru-guru hebat, saya sebagai penulis pemula yang bangga bisa berada bersama orang –orang hebat, semoga malam ini merupakan malam pertama saya mendapat ilmu tentang menulis.Menurut saya sebagai penulis pemula, menulis itu sulit tuk tuk tuk dimulai karena harus melawan kesulitan, keraguan dan kemalasan dengan memegang erat pada tema perdana yang dibawakan oleh  Om Jay,  sang guru blogger Indonesia hebat dengan Tema “Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa Yang Terjadi”  .
        Malam ini pun Om Jay bercerita sedikit tentang pengalaman beliau yang menulis setiap hari, dan beliaupun memberikan buku digital dibaca peserta pelatihan ini. Ini salah satu Buku beliau yang sangat menginspirasi kepada Peserta pelatihan ini.   



Om Jay pun menceritakan kisahnya sebelum menjadi guru blogger hebat seperti yang tertulis dalam coretan saya kali ini.

Semenjak saya memiliki blog pribadi di internet, saya berusaha kuat setiap harinya untuk menulis di blog. Adanya media blog membuat saya memiliki komitmen untuk menulis setiap harinya. Rasanya kalau tidak menulis sehari saja seperti ada yang kurang atau hilang dalam diri saya. Bagaikan anak kecil yang Kehilangan buku tulis karena sedang belajar menulis. Entahlah, saya merasakan kenikmatan ketika kalimat ke dalam blog yang saya buat. Saya harus menjadi produsen pengetahuan dan berbagi informasi melalui tulisan yang saya tulis. Saya apa yang saya ketahui harus juga diketahui oleh orang lain dengan berbagi (sharing) di dalam blog. Oleh karena itu, biasanya saya membaca buku dulu sebanyak-banyaknya baru kemudian saya menuliskannya.Atau kadang-kadang saya sengaja menulis sambil menunggu waktu sholat dan menggunakan waktu senggang lainnya. Kebiasaan itu tak terasa sudah menyatu dalam diri saya semenjak 13 tahun lalu saya memiliki blog.
 Menulis dan membaca adalah kegiatan yang tidak dapat dikumpulkan. Tak ada penulis yang tidak rajin membaca. Semua itu berproses yang dimulai dari adanya ide. Ketika ide muncul lekaslah menulis tanpa persetujuan terlebih dahulu. Editlah tulisan setelah ide yang ada dalam otak Anda sudah tersalurkan dengan baik-baik saja yang ditulis. Jangan ragu dan takut salah. Teruslah menulis, karena dengan menulis anda akan melatih otak, mata, dan bibir anda agar bersinergi dengan kedua tangan anda. Bila otak, mata, bibir, dan tangan sudah menyatu, maka akan terlahirlah tulisan yang bermutu. Tulisan yang bermutu akan menarik hati setiap orang yang membacanya.
Tiada hari tanpa menulis itu harus menjadi motto hidup kita. Coba anda bayangkan bila anda menulis setiap hari 1 lembar atau 1 halaman, maka dalam sebulan anda sudah memiliki 30 buah tulisan. Apalagi jika anda rutin setiap hari, maka tulisan anda akan dapat menjadi sebuah buku sebagaialkan anda fokus dan komitmen dengan materi yang anda tuliskan. Bukankah ini sebuah keajaban dari menulis setiap hari ?
Oleh karena itu, marilah kita budayanya menulis setiap hari dalam blog kita  Jangan biarkan blog anda sepi dari tulisan kreatif anda. Saya yakin Anda pasti bisa melakukan kalau anda punya komitmen dan minat yang tinggi dalam menulis. Bila minat sudah terlihat, kreativitas akan muncul. Bila kreativitas muncul, maka anda akan mendapatkan tahapan tulisan dari tulisan itu. Kalau anda kurang begitu percaya dengan saya, silahkan saja anda coba sendiri, dan lihatlah apa yang terjadi. Jadilah penulis terkenal dengan membiasakan diri menulis setiap hari. Tak ada penulis terkenal yang dikenal hanya satu atau dua kali menulis. Mereka semua mengalami apa yang disebut proses menulis.Menulis apa saja yang ada dalam alam pikirannya saat itu dan membuat tulisannya penuh makna agar enak dibaca.
T ulisan yang baik tidak langsung sekali jadi. Karena itu proses pengeditan harus juga dikuasai oleh penulis yang baik bila tulisannya mau dibaca oleh orang lain. Kegiatan pokoknya menulis lalu mengedit sudah harus dibiasakan mulai dari sekarang.Tulislah apa saja yang menarik hati dan tulislah apa saja yang anda kuasai. Jangan apa-apa yang tidak anda kuasai, karena tulisan anda akan terasa hambar. Seperti sayur tanpa garam.
Namun dari semua hal di atas, anda harus dapat menghilangkan rasa malas yang ditulis dan membaca dalam diri anda bila anda ingin menjadi penulis terkenal. Tak ada satupun penulis terkenal yang tak rajin membaca dan menulis. Berlatihlah terus menulis sehingga Anda memiliki jam terbang yang tinggi dalam menulis. Tak ada orang yang pandai menulis di samping berlatih dan berlatih. Menulislah setiap hari dengan hati. Bila hati bertemu dengan hati, maka penulis hati dan pembaca akan menyatu.
Semoga anda semua dapat melakukan kegiatan yang ditulis setiap hari dengan komitmen yang tinggi. Bila anda kesulitan waktu untuk menulis, lawanlah hawa malas dari diri anda sendiri. Anda harus menjadi pemimpin dalam diri anda sendiri. Jangan biarkan diri anda dipimpin oleh kemalasan. Kalau bukan sekarang anda menulis, lalu kapan lagi?

        Luar Biasa, kata yang sudah pas yang harus saya tujukan pada Om Jay.Bahkan, satu hal yang tidak kalah penting dari  Om Jay yang perlu kita teladani sebagai penulis pemula adalah meskipun dalam keadaan sakit karena terpapar dan positif  Covid-19  beliau masih bisa menerbitkan buku baru,   buku “AWAS VIRUS CORONA MENGINTAI ANDA”






Menurut saya, cerita dari  pemaparan Om   Jay malam ini adalah konsistensi kita  dalam menulis satu halaman setiap hari. Jika dikumpulkan selama sebulan, jadi akan menjadi 30 tulisan.
Juga  Tidak lupa saya ucapkan kasih  atas ilmunya kepada Om Jay narasumber pada hari ini dan saya ucapkan terimakasih juga kepada Ibu  Aam,   Pak Brian yang baik hati, Serta saya ucapkan salam kenal dan terimakasih pula kepada rekan –rekan peserta dalam pelatihan gelombang 17 yang telah berkenan mampir pada blog saya ini. Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada rekan –rekan, saya mohon komentar dan masukan pada tulisan saya sebagai pemula yang masih banyak kekurangannya. Terimaksih untuk semua dan emoga apa yang Om Jay sampaikan malam bermanfaat buat kita semua yangmenyemak materinya dengan baik.

Salam Guru blogger Indonesia.

JENDELA 2

JENDELA 3